Tampilkan postingan dengan label Islam dan Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam dan Geografi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2013

Fakta Menarik Tentang Guntur


Pernahkah anda berpikir bagaimana Guntur sebagai salah satu peristiwa atmosfir terhebat yang Allah ciptakan tebentuk dan bagaimana ia mampu melepaskan sejumlah energi yang demikian besar? 

Selama hujan, guntur dan kilat yang tersusun dari pembentukan cahaya-cahaya terang akibat pelepasan energi listrik di ruang atmosfir. Di samping sebagai fenomena iklim, sesungguhnya kilat merupakan sumber energi yang menghasilkan listrik lebih besar dari pada ribuan pembangkit listrik yang ada. Jawaban atas pertanyaan bagaimana sumber-sumber energi alam ini terbentuk dan betapa besarnya sumber-sumber tersebut melepaskan cahaya dan panas adalah sebuah keajaiban penciptaan yang mengungkapkan kebesaran dan keagungan Allah SWT yang abadi.

Berikut Fakta Menarik Lainnya Tentang Guntur/kilat:
·         Tiga juta Guntur terjadi dalam kurun waktu setahun.

  •    Sumber energi guntur bergerak pada kecepatan 96.000 km/jam dan melepaskan panas 30.000 derajat celcius.
  • ·     Energi yang dilepas oleh sekali kilatan petir lebih besar dari pada energi yang dihasilkan seluruh pembangkit listrik di Amerika.
  • ·         Satu kilatan petir dapat menyalakan 100 watt bola lampu selama lebih dari tiga bulan.
  • ·  Pada titik sentuh petir ke bumi, cuaca memanas hingga 25.000o C. kecepatan kilatan petir 150.000 km/detik dan rata-rata ketebalannya 2,5-5 cm. Kecepatan itu merupakan hampir setengah kecepatan cahaya dan 100.000 kali lebih cepat dari kecepatan suara.
  • · Petir menghasilkan molekul nitrogen yang dibutuhkan bagi tumbuh-tumbuhan di Bumi utuk menunjang kehidupanya.
  • ·   Setiap petir rata-rata memiliki 20.000 amper daya listrik. Seorang tukang las hanya menggunakan 250-400 amper untuk mengelas baja.
·          
Proses Terbentuknya Kilat -
Kilat terbentuk lantaran Udara yang dipanaskan oleh cahaya matahari naik membawa molekul-molekul air yang menguap di dalamnya. Ketika udara yang naik ini mencapai ketinggian 2-3 km, udara tesebut bersentuhan dengan lapisan udara dingin. Saat kenaikan udara, kristal-kristal es yang terbentuk di dalam awan melepaskan energi listrik statis yang terbentuk karena pergesekan. Energi listrik ini mengandung unsur positif (+) pada lapisan atas awan dan unsur negatif (-) pada lapisan bawahnya. Ketika awan cukup terisi untuk mengionisasi udara; maka petir terbentuk.

Petir memanaskan udara di sekitarnya hingga 30.000o C dalam sepersejuta detik. Udara yang dipanaskan meluas, dan menyebarkan gelombang suara yang lebih cepat dari kecepatan suara; dengan tekanan 100 kali lebih besar dari tekanan atmosfir normal. Sama halnya dengan pesawat yang melintas dengan kecepatan suara, ini menyebabkan ledakan suara (gemuruh) di udara, sehingga dinamakan gemuruh/guntur.

Suara guntur mencapai pendengaran kita dengan kecepatan suara (340 m/detik di udara); sedangkan petir mencapai visual (penglihatan ) kita dengan kecepatan cahaya (99, 793 km/detik). Ini menyebabkan perbedaan waktu antara dua peristiwa, dan dengan demikian membuat kilatan (petir) mencapai bumi lebih sebelum guntur.


Perbedaan Kilat Dan Petir - 
perbedaan muatan listrik menjadi lebih besar antara bumi dan awan, udara menjadi lebih mudah ditembus dari bumi ke awan; pelepasan energi listrik dimulai melalui saluran penghantar yang dibentuk oleh udara yang ditembus itu. Pelepasan energi listrik dari awan disebut dengan kilat, sedangkan pelepasan energi listrik dari bumi disebut petir atau sambaran balik.



Sumber Artikel : Klik Disini
Read more »

Senin, 02 Desember 2013

Setelah Detik-Detik Penciptaan Alam Semesta


Setelah alam semesta berumur 100 detik dari ledakan besar (detik-detik penciptaan alam semesta) yang terjadi penurunan suhu dan mulailah terbentuk inti deuterium, terdiri dari 1 proton dan 1 neutron dan mulailah terbentuknya inti unsur ringan.



Tiga menit setelah ledakan besar, Inti deuterium bergabung dengan proton dan neutron lainnya membentuk inti helium yang terdiri dari 2 proton dan 2 neutron. Terbentuk pula inti unsure ringan lainnya seperti litium dan berilium. Sisa neutron luruh menjadi proton atau inti hydrogen. Foton ini masih berkeliaran sampai sekarang dengan suhu -275 derajat Celsius.


Beberapa jam setelah ledakan besar, produksi helium berhenti, begitu juga unsure-unsur lainnya sedangkan pemuaian terus berlanjut dan suhu terus menurun.


Beberapa ratus tahun setelah ledakan besar, Alam semesta cukup dingin membentuk formasi atom hydrogen. Kekuasaan radiasi panas yang dihasilkan energy luar biasa itupun berakhir. Inilah awal masa interaksi antar unsure-unsur sebagai sub kosmos.


Sejuta tahun setelah ledakan besar, Alam semesta terus bergolak dan melanjutkan pemuaiannya. Suhu turun hingga beberapa ribu derajat. Energi elektron dan nucleus cukup besar untuk menolak tarikan elektromangetik antara keduanya, lalu keduanya membentuk atom-atom. Atom berputar membentuk molekul-molekul. Pergolakan dan ekspansi itu juga membangun berbagai kawasan, ada kawasan yang rapat oleh kandungan unsur-unsur yang besar dan ada kawasan renggang oleh unsure-unsur yang lebih kecil.kawasan-kawasan rapat semakin padat oleh gravitasi inersia dan menjadi awan nebula.

Satu miliar tahun setelah ledakan besar, alamsemesta terus memuai dan mendingin, namun pemuaian melambat dalam nebula, awan bintang yang rapat awan runtuh oleh gravitasi dari dalamnya. Sambil berotasi, ia mengerut. Makin cepat awan itu mengerut makin cepat pula rotasinya. Begitu ia padat, rotasi atau putaran mengimbangi gravitasinya. Terbentuklah galaksi putarmirip cakram. Awan yang tidak berputar menjadi galaksi lonjong (oval). Galaksi oval ini berhenti mengerut karena bagian-bagiannya beredar mengitari pusat masing-masing. Inilah masa pembentukan galaksi-galaksi yang berotasi dan berekspansi meluaskan lengkungan kurva ruang alam semesta.



Tiga miliar tahun setelah ledakan besar, awan bintang dalam galaksi-galaksi yang mengandung hydrogen dan helium itu terpecah-pecah oleh proses fragmentasi. Awan-awan beritasi dan mengerut oleh gravitasinya sendiri membentuk pusat-pusat. Atom –atomnya bertabrakan, suhu meningkat sampai cukup panas untuk berfusi nuklir. Pembekaran dini ini mengubah hydrogen menjadi helium.energinya terpancar sebagai kalor dan cahaya.kalor yang dibebaskan menaikkan tekana. Awan itu berhenti mengerut dan stabil dalam waktu yang lama sebagai bintang dewasa. Inilah yang dinamakan protostar atau bintang-bintang pertama dalam galaksi.


“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang dan Kami telah menghias langit itu bagi orang-orang yang mamandangnya (QS. Al-Hijr:16)
Lima miliar tahun yang lalu, matahari terbentuk 5 miliar tahun yang lalu massanya merupakan gas hydrogen dan hanya 2% unsure-unsur berat. Mulanya matahari berupa awan gas putar serta debu supernova. Bakal matahari berputar membentuk diri, kabut gas dan debu permukaan tertiup dan terlempar.ketika matahari berupa bintang merah kecil,unsure-unsur yang terlepas membentuk planet-planet.

Gumpalan-gumpalan gas dekat matahari kehilangan unsure ringannya oleh radiasi matahari yang tinggi. Tinggalah unsure beratnya membentuk batuan padat dan besi membungkus pusat yang terdiri dari cairan gas. Inilah planet-planet kecil dekat matahari. Diluar planet-planet kecil ini gumpalan-gumpalan gas yang tertiup tidak pernah bias bersatu dan akhirnya memadat sebagai bebatuan asteroid dan mambangun sabuk edarnya sendiri.makin jauh pancaran sinar matahari radiasinya kian lemah,oleh karena itugumpalan-gumpalan kabut gas yang terlempar bjauh mampu mempertahankan unsure ringannya dan menjadi planet-planet gas raksasa. Sambil berotasi planet-planet mengitari matahari.dan bersama-sama matahari mengarungi pinggiran galaksi bima sakti.

“Dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan (rotasi dan orbit) sampai kepada waktu yang ditentukan, sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan (QS.Lukman :29)



Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk pada perintahNya. Ingatlah menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah, Tuhan semesta alam (QS. Al-A’raaf: 54)




Tiga milliar tahun yang lalu, mulailah kehidupan pertama di bumi dengan hadirnya mikro organisme, yaitu amoba. Mikro organisme ini menghasilkan oksigen yang mengisi atmosfer diangkasa.


“ ….Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman (QS. Al-Anbiyaa’:30)


Sumber : Klik Disini
Read more »

ALAM SEMESTA atau JAGAT RAYA


Paul Dirac, seorang Ilmuwan Inggris di anugerahi Nobel pada tahun 1933 berkat penemuannya tentang parity, membuka jalan untuk menemukan fakta bahwa setiap materi memiliki anti materi. Unsur pokok partikel dasar dari atom ternyata tidak hanya proton, neutron dan electron tetapi komposisinya lebih rumit dari itu. Proton memiliki anti proton, electron berpasangan dengan positron, dan neutron memiliki anti neutron. Apabila electron dan positron bergabung maka terbentuklah gelombang radiasi foton yang bermassa nol dan keduanya akan musnah. 

Jika terdapat 15 unit positron dan 10 unit electron, maka 10 unit electron dan 10 unit positron akan tereliminasi dan hanya menyisakan 5 unit positron. Jika jumlahnya sama maka akan terbentuk energy tanpa menyisakan electron maupun positron. Keberadaan proton, electron dan neutron bergantung pada kuantitas yang lebih tinggi daripada pasangannya masing-masing, sementara keseimbangan jumlah antara proton, electron dan neutron sangat penting. Sebagai contoh apabila jumlah electron lebih sedikit dari jumlah proton maka tidak aka nada kehidupan di alam semesta ini, karena atom merupakan unsur dasar dari semua benda yang berada di alam semesta ini.

Penciptaan secara berpasang-pasangan di alam semesta ini melejit dengan ditemukannya partikel dasar quark di dalam proton dan di dalam neutron. Hasil penelitian telah menjelaskan bahwa quark dan lepton muncul secara berpasangan. Penemuan ini telah menyadarkan tentang penciptaan secara berpasangan meluas diantara para ilmuwan.

Semua ciptaan yang berpasangan menyumbang pada tatanan integral alam semesta ini. Proton dan anti proton, muatan listrikpositif dan negative di alam semesta ini tidak mempunyai kesadaran. Semua bentuk yang tersusun rapi dan telah ditetapkan sebelumnya ini diciptakan dalam sekala mikrokosmos yang kemudian pada gilirannya menyusun galaksi-galaksi, bintang-bintang,planet-planet, tumbuh-tumbuhan, kerajaan hewan dan umat manusia.

Fakta diatas menunjukkan bahwa Tuhan menciptakan alam semesta baik yang mikrokosmis atau makrokosmis dengan berpasang-pasangan. Sebagai mana dengan firmannya dalam surat Al-Dzariyat ayat 49 yang artinya “ Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah SWT). Segala sesuatuini mencakup dunia mikro dan makro.

Disamping itu dalam surat Yasiin ayat 36 menyatakan “mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri maupun dari apa yang mereka tidak ketahui”.


Artinya
Apa yang ditumbuhkan oleh bumi diciptakan berpasang-pasangan, pasangan yang tumbuh dari tanah yaitu tanaman yang memiliki spesies berjenis kelamin berbeda.
Dan diri mereka sendiri , berarti pasangan manusia laki-laki dan perempuan, termasuk juga pasangan dari sifat manusia seperti keberanian dengan ketakutan, cinta dengan benci setengan mati, murah hati dengan kikir, dan lain-lain.
Maupun dari apa yang mereka tidak ketahui, yaitu apa-apa yang diciptakan berpasang-pasangan yang tidak diketahui oleh manusia saat itu, sekarang ini sedikit terjawab oleh sains seperti uraian di atas.
Bagi siapa saja yang merenungkannya, sungguh bukti-bukti yang ada sangatlah jelas.

Apa implikasi dari penciptaan yang berpasangan?
Diatas telah disinggung sedikit tentang pertemuan electron (e-) dan positron (e+) yang mengakibatkan terjadinya gelombang radiasi foton yang bermassa nol dan musnahnya keduanya (pair annihilation).pemusnahan ini menunjukkan bahwa materi dan massa tidak lagi kekal karena telah musnah berarti gugurlah hukum kekekalan massa dan hukum kekekalan materi karena awalnya antara positron dan electron memiliki massa dan spin yang sama tetapi dengan muatan listrik yang berlawanan.

Dari temuan electron dan positron munculah wacana tentang materi dan anti materi, setiap partikel memiliki pasangan anti partikel. Apabila partikel bertemu dengan anti partikel maka keduanya akan musnah dan terbentuklah radiasi elektromagnetik. Ternyata eksperimen telah membuktikan benarnya hipotesis dan wacana anti partikel serta menambah jenis partikel baru, anti proton ditemukan tahun 1955 dan anti neutron ditemukan tahun 1957 yang keduanya merupakan anti partikel pertama yang teramati.

Apabila pertemuan materi dan anti materi membawa pada runtuhnya hukum kekekalan materi dan massa, berarti materi tidak kekal dan massapun tidak kekal, sehingga jagat raya yang tersusun dengan materi-materi ini juga tidak kekal alias jagat raya tidak dalam keabadian. Dengan demikian pandangan tentang alam semesta yang berasal dari keabadian (tidak tercipta) sudah sangat jelas dibantah oleh sains sendiri, sains telah menunjukkan pada kita bahwa alam semesta ini tercipta. Oleh siapa? Yang jelas jawabannya bukan oleh materi juga bukan oleh keabadian melainkan tercipta oleh Tuhan. Kalau bukan Tuhan siapa lagi?. Adakah Tuhan yang selain Allah SWT?.

Pasangan materi dan anti materi jika dihubungkan dengan alam semesta yang berkembang memungkinkan alam semesta mengalami permulaan tanpa materi artinya alam semesta tercipta pada masa lalu yang berhingga.


“Katakanlah, adakah di antara sekutu-sekutumu yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengembalikannya? Katakanlah Allah yang memulai penciptaan makhluk kemudian,kemudian mengembalikannya. Maka bagaimana kamu dipalingkan?."(QS. Yunus 34)

Sumber : Klik Disini
Read more »